{"id":1617,"date":"2023-08-11T11:59:51","date_gmt":"2023-08-11T11:59:51","guid":{"rendered":"https:\/\/cokelatin.id\/?p=1617"},"modified":"2023-08-11T11:59:52","modified_gmt":"2023-08-11T11:59:52","slug":"apa-itu-coklat-rendah-lemak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/","title":{"rendered":"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Coklat rendah lemak telah menjadi pilihan yang populer di kalangan pecinta coklat yang peduli dengan kesehatan. Dalam upaya untuk mencicipi manisnya cokelat tanpa menambah lemak tubuh, coklat rendah lemak muncul sebagai alternatif yang menarik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetapi apa sebenarnya coklat rendah lemak itu dan apa yang membuat ia berbeda dari coklat konvensional yang kita kenal? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu coklat rendah lemak. Mulai dari komponen-komponennya, hingga manfaat yang dapat ditawarkannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengenal Cokelat Rendah Lemak<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cokelat rendah lemak adalah jenis cokelat yang diproduksi dengan mengurangi kandungan lemak alami yang biasanya terdapat dalam cokelat. Biasanya, cokelat mengandung tinggi lemak, terutama lemak jenuh, yang dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan dan risiko penyakit jantung. Cokelat rendah lemak juga dapat memiliki kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan dengan varian cokelat biasa. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pemanis rendah kalori atau pemanis alami yang memiliki indeks glikemik yang lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ketahui Komposisi Cokelat Rendah Lemak<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini beberapa komposisi yang umum ditemukan dalam cokelat rendah lemak;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Kandungan Cokelat Bubuk 50%<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam formulasi cokelat rendah lemak, penggunaan cokelat bubuk murni membantu mencapai rasa cokelat yang kaya dan intens. Cokelat bubuk murni memiliki kandungan kakao yang tinggi, yang memberikan karakteristik cokelat yang kuat dan pahit. Dengan menggabungkan cokelat bubuk murni dalam komposisi cokelat rendah lemak, dapat dicapai rasa yang diinginkan tanpa menambahkan terlalu banyak lemak atau gula.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain memberikan rasa cokelat yang kuat, cokelat bubuk murni juga memberikan aroma yang khas pada produk cokelat bubuk. Aroma cokelat ini dapat meningkatkan pengalaman sensorik dan membuat produk cokelat rendah lemak terasa lebih memikat.<br>Penggunaan cokelat bubuk murni dalam komposisi cokelat rendah lemak juga membantu mengurangi kandungan lemak total dalam produk. Lemak cokelat bubuk murni biasanya lebih rendah dibandingkan dengan lemak yang terkandung dalam cokelat padat atau cokelat cair.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Kandungan Gula Premium<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gula premium alami memberikan kelembutan dan kelembutan yang diinginkan dalam cokelat rendah lemak. Gula premium alami, seperti gula kelapa, gula aren, atau gula kastor organik, memiliki kristal yang lebih besar dan lebih kasar dibandingkan dengan gula putih biasa. Kristal yang lebih besar ini dapat memberikan struktur yang lebih baik dalam adonan cokelat, memberikan kelembutan yang diinginkan saat mengunyah, dan menghasilkan tekstur yang lembut pada produk akhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, gula premium alami juga dapat memberikan karakteristik rasa yang kaya dan kompleks pada cokelat rendah lemak. Gula putih biasa sering kali memberikan rasa manis yang sederhana dan datar, sedangkan gula premium alami dapat memberikan rasa yang lebih kaya, seperti nuansa karamel, toffee, atau madu. Hal ini dapat memberikan dimensi rasa tambahan pada cokelat rendah lemak dan meningkatkan pengalaman sensorik bagi konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain memberikan rasa dan tekstur yang lebih baik, penggunaan gula premium alami juga dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dalam komposisi cokelat rendah lemak. Gula premium alami cenderung lebih rendah glikemik dibandingkan dengan gula putih biasa, yang berarti mereka tidak mempengaruhi kadar gula darah secara dramatis setelah dikonsumsi. Selain itu, gula premium alami sering kali mengandung lebih banyak nutrisi, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan, yang dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Keunggulan Cokelat Rendah Untuk Diet<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"614\" src=\"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Keunggulan-Cokelat-Rendah-Untuk-Diet-1024x614.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1664\" srcset=\"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Keunggulan-Cokelat-Rendah-Untuk-Diet-1024x614.webp 1024w, https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Keunggulan-Cokelat-Rendah-Untuk-Diet-300x180.webp 300w, https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Keunggulan-Cokelat-Rendah-Untuk-Diet-768x461.webp 768w, https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Keunggulan-Cokelat-Rendah-Untuk-Diet-18x12.webp 18w, https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Keunggulan-Cokelat-Rendah-Untuk-Diet.webp 1125w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cokelat rendah adalah pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin menjaga berat badan atau menjalani program diet sehat. Ada beberapa keunggulan yang membuat cokelat rendah menjadi pilihan yang baik dalam konteks diet.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pertama, cokelat rendah umumnya memiliki kandungan susu rendah lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan cokelat konvensional. Lemak yang lebih rendah membantu mengurangi asupan kalori dan meminimalkan penambahan berat badan.&nbsp;&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Kedua, cokelat rendah sering kali mengandung lebih sedikit gula dibandingkan dengan variasi cokelat lainnya. Dengan mengurangi asupan gula, cokelat rendah dapat membantu menjaga tingkat gula darah yang seimbang dan mencegah lonjakan gula yang tiba-tiba.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Ketiga, cokelat rendah sering mengandung serat tinggi. Serat membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan untuk makan berlebihan, dan memperbaiki pencernaan. Terakhir, cokelat rendah sering mengandung antioksidan tinggi, terutama flavonoid, yang dapat memberikan manfaat kesehatan seperti melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu produk cokelat rendah lemak adalah <strong><a href=\"https:\/\/cokelatin.id\/en\/product\/dark-choco\/\">Cokelatin Dark Coklat<\/a><\/strong> yang memiliki kandungan kakao 50%\u00a0 yang memiliki kombinasi rasa pekat serta lezat.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Coklat rendah lemak telah menjadi pilihan yang populer di kalangan pecinta coklat yang peduli dengan kesehatan. Dalam upaya untuk mencicipi manisnya cokelat tanpa menambah lemak tubuh, coklat rendah lemak muncul sebagai alternatif yang menarik.&nbsp; Tetapi apa sebenarnya coklat rendah lemak itu dan apa yang membuat ia berbeda dari coklat konvensional yang kita kenal? Dalam artikel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1663,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[40],"tags":[],"class_list":["post-1617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya - Cokelatin Signature<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu coklat rendah lemak. Mulai dari komponen-komponennya, hingga manfaatnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya - Cokelatin Signature\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu coklat rendah lemak. Mulai dari komponen-komponennya, hingga manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cokelatin Signature\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-11T11:59:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-08-11T11:59:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1125\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cokelatin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cokelatin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"cokelatin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/2c12f316bbc5c72df38297e47f87f7e5\"},\"headline\":\"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya\",\"datePublished\":\"2023-08-11T11:59:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-11T11:59:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/\"},\"wordCount\":667,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp\",\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya - Cokelatin Signature\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp\",\"datePublished\":\"2023-08-11T11:59:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-11T11:59:52+00:00\",\"description\":\"Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu coklat rendah lemak. Mulai dari komponen-komponennya, hingga manfaatnya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp\",\"width\":1125,\"height\":675},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/blog\\\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/\",\"name\":\"Cokelatin Signature\",\"description\":\"From Indonesia to The World\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#organization\",\"name\":\"Cokelatin Signature\",\"url\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/cropped-cokelatin-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/02\\\/cropped-cokelatin-logo.png\",\"width\":215,\"height\":164,\"caption\":\"Cokelatin Signature\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/2c12f316bbc5c72df38297e47f87f7e5\",\"name\":\"cokelatin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/64c1caa005a8c6ccea7212c23521f6e0710989e7497aef7833de67d125fd44dd?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/64c1caa005a8c6ccea7212c23521f6e0710989e7497aef7833de67d125fd44dd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/64c1caa005a8c6ccea7212c23521f6e0710989e7497aef7833de67d125fd44dd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cokelatin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/cokelatin.id\\\/en\\\/author\\\/cokelatin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya - Cokelatin Signature","description":"Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu coklat rendah lemak. Mulai dari komponen-komponennya, hingga manfaatnya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya - Cokelatin Signature","og_description":"Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu coklat rendah lemak. Mulai dari komponen-komponennya, hingga manfaatnya","og_url":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/","og_site_name":"Cokelatin Signature","article_published_time":"2023-08-11T11:59:51+00:00","article_modified_time":"2023-08-11T11:59:52+00:00","og_image":[{"width":1125,"height":675,"url":"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp","type":"image\/webp"}],"author":"cokelatin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cokelatin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/"},"author":{"name":"cokelatin","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#\/schema\/person\/2c12f316bbc5c72df38297e47f87f7e5"},"headline":"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya","datePublished":"2023-08-11T11:59:51+00:00","dateModified":"2023-08-11T11:59:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/"},"wordCount":667,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp","articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/","url":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/","name":"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya - Cokelatin Signature","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp","datePublished":"2023-08-11T11:59:51+00:00","dateModified":"2023-08-11T11:59:52+00:00","description":"Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu coklat rendah lemak. Mulai dari komponen-komponennya, hingga manfaatnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/#primaryimage","url":"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp","contentUrl":"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-Itu-Coklat-Rendah-Lemak.webp","width":1125,"height":675},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/blog\/apa-itu-coklat-rendah-lemak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/cokelatin.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Coklat Rendah Lemak? Berikut Penjelasannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#website","url":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/","name":"Cokelatin Signature","description":"From Indonesia to The World","publisher":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#organization","name":"Cokelatin Signature","url":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cropped-cokelatin-logo.png","contentUrl":"https:\/\/cokelatin.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cropped-cokelatin-logo.png","width":215,"height":164,"caption":"Cokelatin Signature"},"image":{"@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/#\/schema\/person\/2c12f316bbc5c72df38297e47f87f7e5","name":"cokelatin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/64c1caa005a8c6ccea7212c23521f6e0710989e7497aef7833de67d125fd44dd?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/64c1caa005a8c6ccea7212c23521f6e0710989e7497aef7833de67d125fd44dd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/64c1caa005a8c6ccea7212c23521f6e0710989e7497aef7833de67d125fd44dd?s=96&d=mm&r=g","caption":"cokelatin"},"url":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/author\/cokelatin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1617"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1617\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1665,"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1617\/revisions\/1665"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cokelatin.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}